Tafsir bebas ala Pemabuk : Memahami Sifat Allah “Qidam”

Qidam (ﻗﺪﻡ) adalah sifat yang kedua dari 20 sifat Allah yang harus kita pahami dalam rangka keimanan kepada-Nya.

Sebagaimana yg sudah saya posting pada sifat Allah yang pertama (yaitu Wujud), bahwa ‘wujud’ Allah itu ada. Bedanya dengan makkhluk adalah, bahwa ‘wujud’ Allah tidak bisa dilihat oleh pandangan makhluk-Nya, tetapi keberadaan-Nya bisa kita “rasakan“.

Dalam proses penciptaan makhluk, sifat “Qidam/yang terdahulu”  ini adalah hal yang mutlak. Allah itu harus ada dulu (wujud) – baru Allah bisa menciptakan makhluknya. Kalau Allah tidak ada – lalu siapa yang akan menciptakan makhluk…? Kurang lebih logikanya seperti itu.

Karena keberadaan (wujud) Allah lebih dulu dari makhluk-Nya, sudah pasti Allah lebih menguasai (Maha) akan wujud makhluk-Nya. Maha Menguasai berarti meliputi segala hal.

Misalnya, karena keberadaan Allah lebih dulu dari keberadaan kita, maka Allah pasti sudah lebih dulu tahu akan kondisi kita. Kalau kita sedang sedih, maka pasti Allah sudah lebih dulu (Qidam) tahu akan kesedihan kita. Kalau kita berbuat suatu kesalahan, Allah juga pasti (sebelumnya) sudah tahu. Dan seterusnya… dan seterusnya…

Dengan mengetahui hakikat makna ‘Qidam’ ini, diharapkan kita bisa semakin siap dalam mengarungi kehidupan.

Misalnya kita sedang dalam musibah, kita sadar bahwa Allah sudah tahu akan musibah kita. Untuk itu kita bisa berserah diri (tawakal) akan musibah yang kita alami. Bukankah musibah yang kita alami tidak akan terjadi jika Allah memang tidak menghendakinya…?
Allah sudah lebih dulu tahu bahwa kita akan kena musibah, tapi Allah memang menghendakinya dengan maksud dan tujuan yang kita belum bisa mengerti. Jadi, dengan mengetahui sifat Qidam ini, kita bisa tawakal (berserah diri) saja kepada Allah. Tidak perlu stress, tidak perlu pusing, tidak perlu panik, dan lain sebagainya.

Selain itu, kita juga bisa tetap optimis bahwa akan ada jalan keluar dari setiap permasalahan disebabkan Allah telah lebih dulu (Qidam) menyiapkan jalan keluar bagi setiap orang yang bertawakal kepada-Nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s