Untaian wisik dari Jayabaya yang turun tgl 14 Februari 1992 (Bag-3)

Poro satrio mudhun hanengahi kahanan kang petheng dhedhet
Para kesatria turun di tengah-tengah susana gelap-gulita.

Udan deres, banjir bandhang, banyu nyamber-nyamber nggolek bebener
Hujan deras, banjir bandang, air menyambar apa saja mencari kebenaran.

Peksi gagak ngguyu ngakak, hande-dahar bothong kang sumebar
Burung gagak tertawa terbahak-bahak sambil memakan bangkai-bangkai yang berserakan.

Perang Malowopati saking tembung lowo
Perang Malawapati berasal dari kata “lowo” atau kelelawar.

Lowo sayektosipun kalong
Kelelawar sesungguhnya adalah “kalong”, yang dalam bahasa Jawa memiliki 2 arti yaitu binatang kelelawar atau bisa juga diartikan “berkurang/mengurangi”.

Kalongipun pro yekso jalaran pepati
Perang Malawapati berarti diartikan sebagai perang dalam rangka “mengurangi” jumlah raksasa melalui kematian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s